WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta guna membahas kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.
Pertemuan ini difokuskan pada penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, mengingat tingginya potensi pergerakan masyarakat dari wilayah Ibu Kota saat periode mudik dan arus balik.
Baca Juga:
Nekat Langgar Aturan Lebaran, 124 Perusahaan Truk Disanksi
Dalam pembahasan tersebut, Menhub menilai Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas tertinggi di Indonesia.
Setiap musim Lebaran, arus mudik didominasi oleh masyarakat yang berangkat dari DKI Jakarta dan Jawa Barat, dengan tujuan utama ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Besarnya angka pergerakan ini menuntut perencanaan matang serta sinergi lintas sektor agar pelaksanaan mudik berjalan aman, selamat, dan lancar.
Baca Juga:
35 Kapal Dikerahkan, Kemenhub Upayakan Kelancaran Arus di Gilimanuk
“Dengan potensi pergerakan yang besar, diperlukan dukungan penuh dari Pemprov DKI, termasuk pembentukan posko pelayanan dan monitoring Angkutan Lebaran 2026,” ujar Dudy, Rabu (18/2/2026).
Ia menegaskan, kesiapan armada angkutan umum harus menjadi prioritas melalui pelaksanaan ramp check secara menyeluruh.
Pengawasan juga perlu diperketat di berbagai simpul transportasi, khususnya terminal Tipe A yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.