Ia menekankan pentingnya pengelolaan arus kendaraan dengan sistem yang terstruktur agar tidak terjadi kepadatan di pelabuhan.
Langkah teknis seperti pengaturan kantong parkir, delaying system, dan alur lalu lintas yang lebih tertata menjadi faktor kunci dalam optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga:
ASDP: Arus Penyeberangan Bali-Jawa Naik 45 Persen, Puncak Mudik Diprediksi H-3
Selain itu, Menhub Dudy memastikan bahwa jumlah kapal yang disiapkan untuk arus balik mencukupi kebutuhan pemudik.
Sebanyak 67 kapal disiagakan, dengan sekitar 40 kapal dioperasikan secara aktif.
Tiga pelabuhan utama yang digunakan untuk arus balik dari Lampung ke Jawa adalah Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Muara Pilu, serta Pelabuhan Wika Beton yang disiapkan sebagai langkah kontingensi jika terjadi lonjakan penumpang.
Baca Juga:
Jelang Nyepi dan Idulfitri, ASDP Sesuaikan Jadwal Penyeberangan Bali-NTB
Sebagai bagian dari upaya meringankan beban pemudik pada arus balik, ASDP bersama pemerintah menetapkan kebijakan diskon tarif penyeberangan lintas Bakauheni-Merak.
Penerapan diskon ini akan dimulai pada 3 April 2025 pukul 12.00 WIB hingga 7 April 2025 pukul 12.00 WIB melalui Ferizy.
Diskon tarif yang diberikan sebesar 21% hingga 36% untuk berbagai kategori kendaraan penumpang.