“Koordinasi dengan KPK dan Kejaksaan menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin gegabah,” imbuhnya, menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum agar tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.
Lebih dari sekadar membersihkan fisik kota, pembongkaran tiang monorel dinilai Tigor sebagai upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap kemampuan pemerintah menyelesaikan masalah besar secara tuntas.
Baca Juga:
Estimasi Biaya Pembongkaran Tiang Monorel Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar dari Total Biaya Termasuk Penataan Trotoar dan Badan Jalan
Penataan ulang kawasan Kuningan pascapembongkaran diharapkan dapat menghadirkan wajah kota yang lebih rapi, estetis, dan berkelas internasional, sekaligus menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta membangun kota yang berwibawa, tertib, dan berkelanjutan.
“Ini adalah pesan bahwa Jakarta tidak boleh lagi meninggalkan proyek mangkrak,” katanya, menegaskan bahwa setiap pembangunan harus direncanakan matang, dieksekusi dengan baik, dan diselesaikan sampai akhir.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.