WahanaNews.co | Menteri Investasi sekaligus Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia mengungkapkan rasa kecewanya atas keributan yang terjadi di sela Munas HIPMI XVII.
Peristiwa adu jotos di luar forum itu, menurut Bahlil, sangat tidak elok.
Baca Juga:
Gubernur Banten Andra Soni Ajak HIPMI Garap Potensi Besar Sektor Agrikultur Daerah
"Saya jujur mengatakan senior-senior di Jakarta sedih, menangis, emosi, rasa sayang, campur aduk atas kejadian dinamika terjadi dalam proses munas," kata Bahlil di ruang Munas HIPMI XVII, Surakarta ,dikutip Rabu (23/11).
Bahlil menegaskan bahwa HIPMI merupakan organisasi intelektual, organisasi entrepreneur, dan organisasi berkumpulnya orang-orang punya cara pandang menyelesaikan masalah dengan baik.
Dia sangat menyayangkan harus ada aksi saling pukul padahal Presiden Jokowi yang juga alumni HPMI baru saja meresmikan jalannya munas.
Baca Juga:
Dolar AS Sempat Tembus Rp17.000, Pengusaha Ingakan Hal Ini!
"Kalau ini dipertontonkan terus apa kata generasi muda, apakah mereka harus berkelahi dulu untuk masuk di organisasi ini," ucapnya.
Bahlil menyatakan peristiwa ini memalukan, terlebih belum lama ini Muktamar Muhammadiyah selesai dengan hasil baik di Surakarta.
Menurutnya, cara-cara kekerasan tidak mencerminkan slogan munas HIPMI yakni bertanding untuk bersanding.