Di Kecamatan Purwodadi, genangan masih bertahan di Kelurahan Purwodadi dengan 584 KK terdampak, serta di Kelurahan Kalongan khususnya kawasan Perumahan Permata Hijau yang mencatat 1.180 KK terdampak.
Tinggi muka air di wilayah tersebut sebelumnya mencapai sekitar satu meter.
Baca Juga:
Rangkaian Bencana Landa NTT, Sumut, dan Jabar, BNPB Imbau Siaga Hidrometeorologi
Adapun di Kecamatan Toroh, sedikitnya 200 KK terdampak di Desa Tambirejo. Ratusan KK lainnya juga terdampak di Desa Katong, Sugihan, Depok, Boloh, Tunggak, dan sejumlah desa lain, meskipun sebagian besar genangan telah berangsur surut.
Di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, banjir masih merendam permukiman dengan ketinggian 20 hingga 50 sentimeter akibat tanggul Sungai Tuntang yang jebol.
Berdasarkan pemantauan tinggi muka air pada Senin sore, elevasi Sungai Lusi di Bendung Sedadi tercatat 26,26 mdpl dengan tren menurun dan masih berada di bawah status siaga (26,40 mdpl).
Baca Juga:
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Sumbar, Jabar, Jateng, hingga Jatim
Namun di Pos Menduran, tinggi muka air menunjukkan tren kenaikan dengan elevasi 10,08 meter dan debit mencapai 557,740 meter kubik per detik.
Sementara itu, di Bendung Klambu, elevasi hulu tercatat 16,33 mdpl dengan debit 766,628 meter kubik per detik.
Dalam upaya penanganan darurat, BPBD Kabupaten Grobogan bersama unsur TNI, Polri, relawan, serta perangkat daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi melalui grup komunikasi kebencanaan.