WahanaNews.co | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengungkapkan, ada tiga nasabah yang menjadi penyebab kenaikan rasio kredit
macet (Non Performing Loan/NPL)
perseroan sepanjang 2020 lalu.
Tercatat, NPL gross Bank Mandiri
bertambah 0,76 persen, dari 2,33 persen menjadi 3,09 persen
secara konsolidasi.
Baca Juga:
Camat Sukabangun Monitoring Sejumlah Pembangunan Infrastruktur Dana Desa
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, mengatakan, perseroan
terpaksa menurunkan tingkat risiko kredit nasabah tersebut.
Sayangnya, ia tidak mengungkapkan
secara gamblang tiga nasabah yang dimaksud tersebut.
"Kalau secara sektor, memang ada
terkait dengannya, jadi bukan sektornya yang bermasalah, tapi nasabah ini mungkin mendominasi. Sehingga ada
tiga nasabah sebetulnya, yang kami lakukan downgrade
NPL di 2020, yang menyebabkan dia (NPL gross Bank Mandiri) tumbuh,"
ujarnya, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Kamis
(4/2/2021).
Baca Juga:
Menteri LH Awasi Sampah Horeka di Bali, Dorong Mandiri Kelola Limbah
Ia menyatakan, rasio NPL
Bank Mandiri bisa lebih baik apabila mengeluarkan tiga nasabah tersebut.
Darmawan pun siap membuka nama-nama
nasabah tersebut secara detail kepada Komisi IX DPR
secara tertutup.
"Di luar tiga itu sebetulnya NPL
kami mungkin lebih baik," terangnya.