"Tapi kalau dibandingkan dengan skala bencananya misalnya Sumatera Barat besar sangat masif," tambahnya.
Dia menyebut ada total 3.900 KK yang terdampak akibat bencana banjir dan longsor di Sumbar. Terparah yakni di Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok dan Kota Padang.
Baca Juga:
Pemdes Gunung Kulambu Pastikan Seluruh Bantuan Korban Bencana Tersalurkan Tepat Sasaran
"Kemudian pengungsi-pengungsi Sumatera Barat ini terdaftar ini ada 3.900 KK. Nah yang agak parah memang di Sumatera Barat itu ada di Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok dan Kota Padang. Itu yang kelihatannya agak menonjol," ujarnya.
Jumlah Korban Meninggal di Sumut Tertinggi
Sumatera Utara menjadi provinsi dengan jumlah korban jiwa tertinggi. Hingga Jumat (28/11) sore, tercatat ada 116 orang meninggal dunia akibat bencana banjir di provinsi tersebut.
Baca Juga:
Fondasi Pemulihan Korban Banjir, PLN Gratiskan Listrik Huntara 6 Bulan
"Per hari ini, sore ini, kami mendata untuk seluruh Provinsi Sumatera Utara korban meninggal ada 116 jiwa, kemudian 42 jiwa masih dalam pencarian," ujar Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (28/11).
Suharyanto mengatakan Sumut menjadi daerah yang terdampak bencana paling parah. Bencana di Sumut sudah memasuki hari keempat.
"Yang terberat adalah Sumatera Utara bencananya, ini hari keempat," ujarnya.