WahanaNews.co, Medan - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan akan melakukan pengamatan terhadap penampakan hilal yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan dan awal bulan Syawal 1445 Hijriah di dua lokasi di Sumatra Utara hari ini, Selasa (9/4/2024).
Lokasi pengamatan tersebut adalah atap kantor Gubernur Sumut di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, dan Pantai Binasi (sekitar 60 km dari Kota Pandan, ibu kota Kabupaten Tapanuli Tengah).
Baca Juga:
Lebaran 1446 H Tanpa Perbedaan, Kemenag: 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025
"Ada dua titik kami amati hilal untuk tentukan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah di Sumatra Utara," ungkap Koordinator Geofisika BBMKG Wilayah I Medan Lewi Ristiyono, di Medan, Senin (8/4/2024).
Pihaknya menurunkan satu tim terdiri atas empat personel BBMKG Wilayah I Medan, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumut untuk mengamati hilal.
Jumlah personel yang sama juga mengamati hilal di Pantai Binasi, direncanakan bersama tiga kantor Kementerian Agama, yakni Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga:
Aceh Jadi Titik Awal, Hilal Ramadan 1446 H Terpantau di Beberapa Wilayah Indonesia
"Ada juga perwakilan dari STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam), STAI Hasiba Barus dan dihadiri oleh Pj Bupati Tapanuli Tengah Bapak Sugeng Riyanta," tuturnya.
Mereka juga mengestimasi penampakan hilal yang menandai awal bulan Syawal ini berdasarkan saat ijtimak, ketika bulan berada dalam konjungsi penuh mengelilingi bumi, pada 9 April 2024 sebelum waktu Maghrib.
Berdasarkan perhitungan dari Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (Mabims), ketinggian hilal di Indonesia diperkirakan berkisar antara lima hingga tujuh derajat.