BPBD Kabupaten Sumbawa bersama tim gabungan segera melakukan penanganan darurat di wilayah terdampak.
Banjir yang merendam Desa Empang Bawa dan Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (14/2/2026). [Sumber foto BPBD Kabupaten Sumbawa]
Baca Juga:
Rangkaian Bencana Landa NTT, Sumut, dan Jabar, BNPB Imbau Siaga Hidrometeorologi
Berdasarkan laporan terkini per Minggu (15/2/2026), warga bersama petugas melakukan pembersihan sisa material banjir, memperbaiki Olakan Cekdam Lagenti Empang Bawa, membangun penahan tebing sungai dan bronjong, serta melakukan normalisasi sedimen di DAS pada dua desa terdampak guna meminimalkan risiko banjir berulang.
Selain itu, dari Provinsi Lampung dilaporkan kejadian angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa ini dipicu hujan lebat yang disertai angin kencang sehingga menyebabkan kerusakan di sejumlah bangunan warga.
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan Dua Skema Huntap, 914 KK di Bener Meriah Dapat Huntara Terlebih Dahulu
Angin kencang tersebut terjadi di Desa Haduyang, Kecamatan Natar. Akibat kejadian ini, sebanyak 44 kepala keluarga terdampak dengan total 44 unit rumah mengalami kerusakan serta satu fasilitas ibadah turut terdampak.
BPBD Kabupaten Lampung Selatan langsung melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat untuk memastikan kebutuhan darurat warga dapat segera terpenuhi.
Menyikapi rangkaian kejadian tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman bencana, khususnya bahaya hidrometeorologi basah.