Hingga Rabu (25/2/2026), sebanyak 1.503 unit huntara insitu yang dibangun BNPB telah selesai 100 persen dan siap dihuni.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 2.437 unit huntara yang ditangani BNPB di wilayah terdampak.
Baca Juga:
264 Huntara Rampung di Seunuddon, Pemulihan Ekonomi Masuk Tahap Berikutnya
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos.,M.M. ( kemeja hijau dan rompi) berkesempatan berdialog dengan warga penerima hunian sementara (huntara ) yang berada di Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada Kamis (26/2/2026).
Selain unit yang telah rampung, sebanyak 243 unit masih dalam tahap penyelesaian dengan progres di atas 50 persen, sementara 691 unit lainnya berada pada progres di bawah 50 persen.
Huntara insitu dibangun di lokasi yang sama dengan rumah warga yang terdampak bencana, sehingga memudahkan masyarakat tetap berada di lingkungan asalnya selama masa pemulihan.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Aceh hingga Kalimantan Utara
Secara keseluruhan, total huntara yang telah atau siap dihuni mencapai 1.722 unit.
Rinciannya terdiri atas 1.503 unit huntara insitu yang dibangun BNPB dan 219 unit huntara komunal atau 44 kopel yang dibangun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Sebaran huntara insitu terbanyak berada di Kecamatan Pante Bidari sebanyak 941 unit, sedangkan paling sedikit di Kecamatan Indra Makmur sebanyak 2 unit.