Sejak masa tanggap darurat akibat bencana hidrometeorologi hingga meningkatnya aktivitas Gunungapi Burni Telong dengan status Siaga (Level III), Kepala BNPB memilih turun langsung ke lapangan guna memastikan penanganan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., memberikan sambutan dan arahan dalam agenda penyerahan huntara Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga:
Rangkaian Bencana Landa NTT, Sumut, dan Jabar, BNPB Imbau Siaga Hidrometeorologi
“Sejak awal bencana kami sudah ada di sini. Ini sudah empat kali saya ke Aceh Tengah, dan dua kali harus tinggal di sini. Termasuk ketika status Gunungapi Burni Telong naik ke Level III, saya tetap berada di Aceh Tengah untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal,” ujar Suharyanto.
Memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan, BNPB tidak hanya fokus pada penyediaan hunian sementara.
Dukungan lain juga disalurkan, seperti dana stimulan untuk perbaikan rumah rusak ringan dan sedang, pembangunan huntara, hingga pemberian Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan berat atau rumah hanyut.
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan Dua Skema Huntap, 914 KK di Bener Meriah Dapat Huntara Terlebih Dahulu
Tersebar di Tiga Kampung
Sebanyak 252 unit huntara dibangun dan ditempatkan di tiga kampung, yakni Kampung Serempah, Kampung Bintang Pepara, dan Kampung Burlah.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., (rompi cokelat) menyerahkan huntara Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (14/2/2026).