Warga dan anak-anak terdampak bencana hidrometeorologi beraktivitas di huntara Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (14/2/2026).
Kepala BNPB menegaskan prinsip keadilan dalam penyaluran bantuan bagi seluruh warga terdampak tanpa membedakan pilihan hunian.
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
“Kita semua warga negara Indonesia yang sedang tertimpa musibah. Saya pastikan bantuannya sama, baik yang memilih huntara maupun DTH. BNPB akan terus mengisi kebutuhan yang diperlukan,” tegasnya.
Untuk wilayah Kecamatan Linge yang masih dalam proses pembangunan, BNPB akan menerapkan skema DTH hingga seluruh unit huntara rampung.
Anak-anak terdampak bencana hidrometeorologi beraktivitas di huntara Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga:
Cegah Dampak Banjir, Sistem EWS Dipasang dari Hulu hingga Hilir Sungai Bekasi
Dari total rencana 529 unit di wilayah tersebut, 198 unit telah selesai dan sisanya ditargetkan tuntas pada pertengahan Februari 2026.
Persiapan Hunian Tetap (Huntap)
Huntara ini bersifat sementara hingga pembangunan hunian tetap (huntap) selesai. BNPB memastikan setiap kepala keluarga dengan kategori rumah rusak berat, berada di zona rawan, atau kehilangan tempat tinggal akibat bencana berhak memperoleh huntap.