WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam ditargetkan selesai sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Penetapan target ini bertujuan agar masyarakat yang terdampak dapat segera menempati hunian yang aman, layak, dan nyaman, sehingga mampu menjalankan ibadah puasa dengan rasa tenang dan khusyuk.
Baca Juga:
Kerja Nonstop, PLN Sukses Terangi Kembali Seluruh Wilayah Sumatra Barat
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Agam serta instansi terkait terus mempercepat proses pembangunan huntara di sejumlah titik terdampak, salah satunya di Kecamatan Palembayan.
Percepatan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan optimal dan tepat waktu.
Di Kecamatan Palembayan, pembangunan huntara tersebar di tiga lokasi. Rinciannya, sebanyak 117 unit dibangun di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, kemudian 88 unit di Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, serta 52 unit di Jorong Jajaran Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang.
Baca Juga:
Kabut Asap Karhutla Picu ISPA, Pemkab Agam Lakukan Edukasi dan Pemantauan Kesehatan
Seluruh unit tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang rumahnya terdampak bencana dan membutuhkan tempat tinggal sementara yang aman.
Pembangunan huntara tahap I sebanyak 117 unit di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (10/01/2026).
“Kita berharap huntara ini dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadhan, agar masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam ini dapat menjalani ibadah di bulan Ramadhan dengan aman, nyaman serta tenang,” ujar Enny Supartini, Tenaga Ahli Kepala BNPB PIC wilayah Kabupaten Agam.
Target penyelesaian ini sejalan dengan arahan Sekretaris Utama BNPB, Rustian, yang sebelumnya telah menegaskan pentingnya percepatan pembangunan huntara di seluruh wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat.
Arahan tersebut disampaikan saat evaluasi dan peninjauan langsung pembangunan huntara di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Solok, serta pada pengesahan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat pada 6–8 Januari 2026.
Pembangunan huntara tahap I sebanyak 117 unit di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (10/01/2026).
“Aspirasi masyarakat terus kami dengarkan, terutama harapan mereka untuk bisa hidup lebih aman dan optimis ke depan. Huntara tahap satu harus segera diselesaikan dan dipercepat proses pembangunannya, kami berharap sebelum bulan puasa semua warga sudah bisa menempati dan merasa nyaman di bangunan baru,” ujar Rustian.
Untuk memastikan target tercapai, progres pembangunan huntara terus dipantau secara intensif.
Setiap unit huntara dibangun dengan memperhatikan standar teknis kebencanaan dan dilengkapi fasilitas dasar, seperti akses air bersih, sanitasi yang memadai, serta jaringan listrik.

Pembangunan huntara tahap I sebanyak 117 unit di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (10/01/2026).
Selain mengejar kecepatan pembangunan, aspek kualitas dan keamanan bangunan tetap menjadi prioritas utama agar hunian dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, BNPB bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, unsur TNI melalui Kodim, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP), Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur), Batalyon Zeni Konstruksi (Yon Zikon), Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Pembangunan huntara tahap I sebanyak 117 unit di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (10/01/2026).
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan huntara dapat segera difungsikan dan dihuni oleh warga terdampak bencana.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]