Dalam pertemuan itu, Nasaruddin disebut menyampaikan kondisi MUI yang belum memiliki kantor tetap hingga saat ini.
“Permintaan beliau juga sebagai Menteri Agama menyampaikan, Pak, kantor MUI sekarang enggak jelas di mana, saya pun maaf, tidak tahu persis di mana kantor MUI,” ungkap Prabowo.
Baca Juga:
Istana Terbuka untuk Rakyat, Presiden Prabowo Prioritaskan Masyarakat pada Gelar Griya Idulfitri
Melalui kebijakan ini, Prabowo memastikan lembaga-lembaga Islam akan memiliki kantor representatif di pusat kota Jakarta.
Ia menegaskan kawasan Bundaran HI ke depan tidak hanya dipenuhi simbol kemewahan, tetapi juga menjadi ruang bagi institusi umat.
“Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah, jangan hanya ada mal, nanti ada gedung yang akan diperuntukkan lembaga-lembaga umat Islam,” tandas Prabowo.
Baca Juga:
Dari Huntara Aceh Tamiang, Kisah Ibu Nurita dan Harapan yang Disampaikan Langsung kepada Presiden
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.