WahanaNews.co | PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau GMF coba
menjelaskan dari sisi teknis proses pengecatan ulang pesawat kepresidenan-1
dari berwarna biru menjadi merah putih.
Kegiatan itu dilakukan saat armada
Boeing Business Jet (BBJ) 2 ini mendapat perawatan berkala dari GMF.
Baca Juga:
Resmi Buka Kantor Baru di Batam Center, Garuda Indonesia Ingin Tingkatkan Aksesibilitas Layanan
VP Corporate Secretary & Legal GMF, Rian Fajar Isnaeni, menyampaikan, proses pengerjaan dan
pengecatan suatu pesawat biasanya bisa memakan waktu lebih dari sebulan jika
itu masuk dalam kategori perawatan berat.
"Proses pengerjaannya sendiri
bisa memakan interval waktu lebih dari 30 hari apabila paket perawatan yang
dikerjakan termasuk dalam paket heavy maintenance,"
jelas Rian kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).
Selaku pihak yang mendapat sertifikat
dari Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA), Rian melanjutkan, GMF
Aero Asia tak ingin tergesa-gesa dalam melakukan perawatan suatu pesawat, terlebih
milik presiden.
Baca Juga:
Profil Wamildan Tsani Panjaitan: Sosok Baru di Pucuk Pimpinan Garuda Indonesia
"Karena GMF selaku MRO di
Indonesia tersertifikasi dari FAA sebagai regulator dan Boeing selaku
manufaktur, jadi kami comply akan
aturan yang disyaratkan," tegasnya.
Perawatan Rutin