WAHANANEWS.CO - Pelantikan Wakil Menteri Keuangan baru langsung disorot publik setelah terungkap total kekayaan yang dimiliki pejabat pengganti Thomas Djiwandono tersebut.
Juda Agung resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono atau Tommy.
Baca Juga:
Mengawali Tahun, Wamenkeu Suahasil Perkuat Koordinasi Internal untuk Optimalkan APBN 2026
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Juda Agung tercatat memiliki total harta kekayaan senilai lebih dari Rp 56 miliar.
Dilihat dari situs e-LHKPN KPK, Kamis (5/2/2026), Juda melaporkan harta kekayaannya pada 10 Maret 2025 saat masih menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Dalam laporan tersebut, Juda tercatat memiliki aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Pusat, Bogor, dan Jakarta Selatan dengan total nilai mencapai Rp 21,5 miliar.
Baca Juga:
Wamenkeu Thomas Tinjau Kinerja KPPN Jakarta III dan VII Jelang Akhir Tahun Anggaran
Seluruh aset tanah dan bangunan tersebut tercatat sebagai milik sendiri.
Selain properti, Juda juga memiliki sejumlah kendaraan bermotor.
Ia tercatat memiliki satu unit Toyota Fortuner senilai Rp 375 juta, satu unit Toyota Calya senilai Rp 102 juta, serta mobil BMW 730Li M Sport senilai Rp 1,5 miliar.
Juda juga melaporkan kepemilikan surat berharga senilai Rp 22 miliar.
Selain itu, ia memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 11 miliar.
Dalam laporan yang sama, Juda mencantumkan adanya kewajiban berupa utang senilai Rp 1,6 miliar.
Dengan demikian, total harta kekayaan bersih Juda Agung tercatat sebesar Rp 56.084.744.920.
Sebelum dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, posisi yang kini diisi oleh Thomas Djiwandono.
Pelantikan Wakil Menteri Keuangan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam pelantikan tersebut, mulai dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Hadir pula jajaran menteri koordinator, pimpinan lembaga negara, pimpinan DPR, Kapolri, Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BIN, serta para hakim Mahkamah Konstitusi.
Prosesi pelantikan diawali dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Presiden Prabowo Subianto kemudian memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh Juda Agung.
"Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian bunyi sumpah jabatan tersebut.
Usai mengucapkan sumpah jabatan, Juda Agung menandatangani berita acara pelantikan yang turut ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai pejabat baru di lingkungan Kementerian Keuangan, Juda Agung diwajibkan kembali melaporkan harta kekayaannya di awal masa jabatan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]