Kehadiran pasukan Koopssus TNI di
depan Markas FPI ini sempat membuat gempar masyarakat, khususnya
di Jakarta, mengingat suasana Ibu Kota saat itu sedang memanas menyusul sikap
Imam Besar FPI, Rizieq
Shihab, yang berseberangan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Terkait hal itu, Komandan Koopssus
(Dankoopssus) TNI, Mayjen Richard Tampubolon, mengatakan, jika konvoi kendaraan tersebut dalam rangka kembali
ke markas.
Baca Juga:
Kapuspen Sebut TNI Siap Bantu Media Tempo Cari Pelaku Teror
"Itu melintas perjalanan kembali ke
markas," ucapnya.
Mantan Wadanjen Kopassus ini
menambahkan, jika konvoi kendaraan tersebut terlihat berhenti, hal itu
merupakan bagian dari protap.
"Kalaupun terlihat berhenti, itu
merupakan protap konvoi kendaraan berat untuk cek kondisi kendaraan dan
rangkaian. Atau jalanan macet," katanya.
Baca Juga:
Wali Kota Padang Sambut Kedatangan Pangkogabwilhan I Letjen Kunto Arief Wibowo
Sepak terjang Koopssus TNI lainnya
adalah berhasil menembak mati dua anggota teroris Mujahidin Indonesia Timur
(MIT) Poso bernama Rukli dan Ahmad Panjang di pegunungan Tokasa, Desa Tanalanto,
Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, pada Minggu (11/7/2021) lalu.
Demi memburu anggota teroris pimpinan Ali
Kalora ini, Danjen Koopssus TNI membentuk Koopsgabsus Tricakti yang dipimpin
Lettu Inf David Manurung.
Setelah menemukan lokasi persembunyian
para teroris, prajurit
Koopsgabsus Tricakti yang berjumlah 5 orang ini kemudian merayap dengan senyap
sejak pukul 22.00 WITA.