WAHANANEWS.CO, Jakarta - Aksi sigap Letkol Inf Paulus Pandjaitan menghentikan upaya provokasi separatis di forum resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa mendadak viral dan menuai sorotan luas karena dinilai tegas menjaga kedaulatan Indonesia di panggung internasional.
Peristiwa itu terjadi dalam sidang United Nations Permanent Forum on Indigenous Issues di Gedung PBB, New York, pada Selasa (21/01/2025) lalu, saat tiga pria berupaya membentangkan poster bertuliskan “Free Aceh, Free Papua, Free Maluku”.
Baca Juga:
Lemhannas: TNI Diperlukan Saat Terorisme Ancam Keutuhan Negara
Letkol Inf Paulus Pandjaitan yang berada di lokasi langsung bertindak menghentikan aksi tersebut dan melaporkannya kepada petugas keamanan PBB karena dinilai sebagai provokasi dan penyalahgunaan forum internasional.
Dalam video yang beredar di media sosial, seorang petugas keamanan perempuan terlihat mendekati ketiga pria itu, menyita poster mereka, memberikan peringatan tegas, lalu meminta mereka meninggalkan area sidang.
Sikap tegas perwira TNI Angkatan Darat itu menuai pujian luas dari warganet yang menilai tindakannya sebagai bentuk penjagaan marwah bangsa di tengah forum dunia.
Baca Juga:
Al Araf Soroti Draf Perpres TNI, Dinilai Ancam HAM dan Demokrasi
Letkol Inf Paulus Pandjaitan diketahui merupakan putra Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan saat ini menjabat sebagai Asisten Penasihat Militer Republik Indonesia di Amerika Serikat.
Ia dikenal sebagai perwira menengah TNI AD berlatar belakang Kopassus dengan pengalaman panjang di bidang intelijen dan operasi khusus.
Lahir pada 21 Mei 1980, Paulus Pandjaitan merupakan lulusan Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI AD tahun 2004.