SIMP menyebutkan, kebutuhan minyak goreng untuk pabrik mi instan di wilayah Sumatera saja mencapai 2.500 ton per bulan.
"Hasil produksi minyak goreng kami di pabrik Lubuk Pakam Deliserdang terutama digunakan untuk kebutuhan pabrik mi instan Indofood di wilayah Sumatera sebesar 2.500 ton per bulan," paparnya.
Baca Juga:
Skandal Minyakita di Depok: Takaran Palsu dan Tak Pekerjakan Warga Lokal
"Selain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, kelebihannya kami proses menjadi minyak goreng bermerek dalam berbagai ukuran terutama kemasan 1 liter dan 2 liter sebanyak 550 ribu karton per bulan yang rutin di distribusikan kepada distributor dan pasar modern kami yang berada di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi," sambungnya.
Diketahui, terungkapnya stok 1,1 juta kg minyak goreng di gudang SIMP di Deliserdang bermula dari temuan Satgas Pangan Sumatera Utara, Jumat (18/2/2022).
Hal ini terkait penelusuran yang dilakukan lantaran terjadi kelangkaan minyak goreng di Sumatera Utara sejak satu minggu lalu.
Baca Juga:
Sidak di Solo, Menteri Amran Temukan MinyaKita ‘Disunat’ Lagi
Profil Salim Ivomas Pratama
Menurut Wikipedia, PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) didirikan pada 12 Agustus 1992 dengan nama PT Ivomas Pratama.