WAHANANEWS.CO, Jakarta - Peran media massa dalam menjaga keterbukaan informasi publik kembali mendapat perhatian serius dari DPR RI.
Khususnya bagi wartawan parlemen, keberadaan mereka dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung transparansi serta akuntabilitas lembaga legislatif kepada masyarakat luas.
Baca Juga:
Pemkab Deli Serdang dan IWO Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI yang berlangsung di Kota Serang, Banten.
Forum ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara DPR RI dan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) agar penyampaian informasi kepada publik dapat berjalan lebih cepat, profesional, akurat, dan berimbang.
Dalam forum tersebut, wartawan parlemen disebut tidak sekadar menjalankan fungsi jurnalistik sebagai penyampai berita.
Baca Juga:
Hujan Tak Surutkan Semangat Berbagi, Kapolres Pagar Alam Bagikan Takjil Lalu Buka Puasa Bersama Jurnalis
Lebih dari itu, insan pers memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara DPR RI dengan masyarakat, terutama dalam menyampaikan berbagai kebijakan, program, hingga capaian kinerja parlemen secara utuh dan objektif.
“Peran wartawan, khususnya koordinator wartawan parlemen, menjadi faktor penting agar apa yang dilakukan DPR dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Ini bagian dari upaya membangun transparansi yang profesional dan akuntabel,” ujar Kepala Biro Pemberitaan Parlemen, Muhammad Najib Ibrahim usai memberikan sambutan dalam forum yang digelar di Kota Serang, Banten, Rabu (6/05/2026).
Najib Ibrahim menambahkan, media massa juga memegang tanggung jawab besar dalam membantu masyarakat memahami fungsi utama DPR RI, mulai dari legislasi, pengawasan, hingga penganggaran.