Menurutnya, pemberitaan yang disampaikan kepada publik tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tetapi juga harus berimbang agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
“Penyajian informasi harus berimbang. Ini penting agar framing di masyarakat terbentuk secara objektif dan faktual, sehingga kinerja DPR dapat dipahami secara positif oleh publik,” lanjutnya.
Baca Juga:
Kodim 0203/Langkat Gelar Forum Silaturahmi Bersama Insan Pers Binjai dan Langkat
Kegiatan forum komunikasi ini sekaligus menjadi ruang dialog terbuka antara DPR RI dan insan pers dalam membangun kolaborasi yang konstruktif demi memperkuat demokrasi.
Melalui diskusi dan pertukaran pandangan, kedua pihak diharapkan dapat menciptakan pola komunikasi yang lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan informasi publik secara menyeluruh.
Pemilihan Provinsi Banten sebagai lokasi kegiatan juga dinilai memiliki makna strategis.
Baca Juga:
PLN Journalist Awards 2025 Catat Rekor 1.329 Karya, Bukti Antusiasme Tinggi Insan Pers
Selain dikenal memiliki dinamika pembangunan yang berkembang pesat, daerah tersebut dianggap merepresentasikan tingginya aspirasi masyarakat dalam proses demokrasi di Indonesia.
“Banten dipilih karena dinamika pembangunan dan aspirasi masyarakatnya yang tinggi. Ini menjadi ruang pembelajaran yang bisa kita publikasikan sebagai insight bagi daerah lain,” jelasnya.
Melalui forum ini, DPR RI dan insan pers diharapkan mampu membangun kesamaan visi dalam menghadirkan informasi yang berkualitas, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.