WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan mengerahkan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta memperkuat koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Laut Jawa.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud di Jakarta, Minggu, mengatakan fokus utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal berlangsung cepat dan aman.
Baca Juga:
Tragedi KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Empat Penumpang Meninggal Dunia
"Fokus utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan optimal," katanya.
Menurut Masyhud, berdasarkan laporan awal, kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 06.00–07.00 WIB di perairan utara Sumenep.
Informasi tersebut diterima Kementerian Perhubungan sekitar pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Basarnas serta instansi terkait.
Baca Juga:
Kapal Tenggelam Dihantam Ombak di Asahan, Dua Orang Belum Ditemukan
Dalam penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget menyiarkan informasi kecelakaan kapal, sementara KPLP mengerahkan KN Grantin P.211 dan Distrik Navigasi menyiapkan KN Masalembo untuk mendukung operasi penyelamatan.
Masyhud menjelaskan salah satu kapal yang pertama menemukan posisi KM Mutiara Sentosa II adalah Meratus Project 3, namun kapal tersebut tidak dapat melakukan evakuasi karena mengangkut muatan berbahaya sehingga penyelamatan dilanjutkan oleh kapal lain di sekitar lokasi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyatakan proses evakuasi masih berlangsung dengan dukungan sejumlah kapal niaga, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.