WahanaNews.co, Solo - Musyawarah Nasional (Munas) VIII Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Media Informasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PPMI SPSI) resmi dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, di Solo, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya Yassierli berjanji akan segera menindaklanjuti Aset Kementerian Ketenagakerjaan yang diproyeksikan untuk mendukung pengembangan program Rumah Siap Kerja milik Pemerintah Kota Surakarta.
Baca Juga:
Dihadiri Menteri Ketenagakerjaan dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, FSP PPMI SPSI Siap Gelar Munas VIII di Solo Besok
"Kita sekarang sedang dalam pengurusan salah satu aset untuk kemudian dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan yang selama ini terbengkalai... Insya Allah nanti kita akan bantu Kementerian Ketenagakerjaan untuk dihidupkan kembali dan bisa memberikan mafaat yang seluas luasnya untuk masyarakat Surakarta," ujar Yassierli.
Kita sekarang sedang dalam pengurusan salah satu aset untuk kemudian dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan yang selama ini terbengkalai, Insya Allah nanti kita akan bantu Kementerian Ketenagakerjaan untuk dihidupkan kembal dan bisa memberikan mafaat yang seluas luasnya untuk masyarakat Surakarta," ujar Yassierli.
Pembukaan Munas turut dihadiri Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Adriansyah Noor, Wali Kota Solo Respati Ardi, serta perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Hak Asasi Manusia, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan.
Baca Juga:
Menaker Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Atasi Tantangan Ketenagakerjaan
Munas VIII menjadi forum tertinggi organisasi untuk menetapkan arah kebijakan FSP PPMI SPSI sekaligus merumuskan berbagai rekomendasi strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional.
Ket foto: Foto bersama stakeholder ketenagakerjaan dengan peserta Munas VIII FSP PPMI SPSI yang digelar di Solo, Jawa Tengah, (1-2/8/2026). [WahanaNews.co/Ist]
Dalam sambutannya, Ketua Umum FSP PPMI SPSI Arnod Sihite menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi pekerja dan organisasi serikat pekerja. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat dialog sosial antara pemerintah, serikat pekerja, dan dunia usaha guna menghasilkan kebijakan yang mampu meningkatkan perlindungan serta kesejahteraan pekerja.