WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah resmi memutuskan untuk memberlakukan kebijakan Makan Bergizi Gratis menjadi fokus hanya 5 hari dalam sepekan. Hal ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indrajaya dalam akun resmi Instagram sekretaris.kabinet.
Kebijakan penetapan pemberlakuan MBG hanya 5 hari dalam sepekan masuk dalam kebijakan Transformasi Budaya Kerja & Efisiensi Energi yang berlaku pada 1 April 2026 ini. Kebijakan itu dilakukan demi menghadapi kondisi geopolitik global.
Baca Juga:
Lima Jurus Mengatasi Potensi Krisis Energi
Teddy menyampaikan, bahwa MBG hanya berfokus 5 hari dalam seminggu. "Kecuali untuk kelompok tertentu seperti asrama, daerah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi," terang Teddy, mengutip akun resmi @sekretaris.kabinet, Rabu (1/4/2026). Adapun dengan kebijakan MBG hanya 5 hari seminggu berpotensi efisiensi hingga Rp20 Triliun.
"Sekali lagi, pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha mari terus berpartisipasi dalam mendukung langkah-langkah transformasi budaya kerja ini, mari tetap tenang, mari tetap produktif, semua terkendali. Dan apa yang disampaikan di sini sifatnya dinamis, nanti apabila ada perubahan pasti akan disampaikan oleh pemerintah secara cepat," jelas Teddy.
Berikut 8 poin kebijakan transformasi budaya kerja dan efisiensi energi RI:
Baca Juga:
Bikin BGN Murka Usai Joget di Dapur, Pria Ini Ternyata Kelola 7 Titik SPPG
1. Kondisi Umum:
- Ekonomi Indonesia stabil & kuat
- Stok BBM aman, Fiskal terjaga