WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., menghadiri Forum Dialog Sarasehan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Kegiatan tersebut digelar di Ruang Serbaguna Dono Indarto, Lantai 15 Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/2/2026).
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Jateng, Ratusan Rumah Terdampak
Forum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi strategis antara para pemangku kepentingan di bidang pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR).
Forum Dialog Sarasehan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) digelar di Ruang Serbaguna Dono Indarto, Lantai 15 Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/2/2026).
Kehadiran Kepala BNPB menegaskan komitmen kuat dalam mempererat kolaborasi lintas lembaga guna meningkatkan efektivitas penanganan keadaan darurat dan bencana di Indonesia.
Baca Juga:
Angin Kencang, Banjir, hingga Karhutla Warnai Dinamika Kebencanaan di Kalimantan
Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme Basarnas dalam menjalankan berbagai operasi SAR, baik di dalam maupun luar negeri.
Ia menilai kinerja Basarnas selama ini menunjukkan capaian yang membanggakan dan memberikan kontribusi nyata dalam upaya penyelamatan korban.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., saat memberikan arahan dalam kegiatan Forum Dialog Sarasehan dalam rangka memperingati HUT Basarnas ke 54. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Serbaguna Dono Indarto Lantai 15, Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jakarta pada Kamis (12/2/2026).
"Belajar dari beberapa kejadian besar yang ditangani Basarnas, baik dalam negeri maupun luar negeri cukup membanggakan. kami saksikan sendiri upaya anggota Basarnas sudah luar biasa dan kami terbantu dalam penanganan bencana," jelas Suharyanto.
Menurutnya, pengalaman dalam berbagai operasi besar membuktikan kesiapsiagaan dan ketangguhan personel Basarnas dalam menghadapi situasi darurat yang kompleks.
BNPB pun merasa terbantu dalam koordinasi dan pelaksanaan penanganan bencana di lapangan berkat dukungan optimal dari Basarnas.
Forum dialog sarasehan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung sistem pencarian dan pertolongan nasional yang semakin responsif dan terintegrasi.
Kolaborasi antara BNPB, Basarnas, TNI, kementerian/lembaga, hingga instansi teknis lainnya dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam setiap operasi kemanusiaan.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penganugerahan Warga Kehormatan Basarnas kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas SAR di Indonesia.
Forum Dialog Sarasehan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) digelar di Ruang Serbaguna Dono Indarto, Lantai 15 Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/2/2026).
Warga kehormatan Basarnas merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu atau tokoh nonpersonel Basarnas atas jasa, dedikasi, dan dukungan nyata terhadap operasi pencarian dan pertolongan.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya integritas dan reputasi, komitmen kemanusiaan, kontribusi operasional SAR, dukungan kebijakan dan kelembagaan, pengembangan kapasitas serta inovasi, penguatan kerja sama dan diplomasi SAR, serta keteladanan yang mampu menginspirasi publik.
Secara simbolis, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., menerima anugerah Warga Kehormatan Basarnas melalui penyematan pin brevet oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., (kanan) menerima anugerah warga kehormatan Basarnas dengan disematkan pin brevet oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kiri) di Ruang Serbaguna Dono Indarto Lantai 15, Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jakarta pada Kamis (12/2/2026).
Penyematan tersebut menjadi simbol penghargaan atas peran aktif BNPB dalam memperkuat kolaborasi penanganan bencana dan operasi penyelamatan di Tanah Air.
Selain Suharyanto, sejumlah tokoh nasional turut menerima penghargaan serupa, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Guru Besar Kebencanaan Universitas Pertahanan sekaligus Kepala BNPB periode 2008–2015 Syamsul Maarif, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala Staf TNI AU M. Tonny Harjono, Kepala Staf TNI AL Muhammad Ali, Kepala Staf TNI AD Maruli Simanjuntak, serta Pimpinan I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana.
Peringatan HUT ke-54 Basarnas ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang lembaga tersebut, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pencarian dan pertolongan yang profesional, cepat, dan humanis demi keselamatan masyarakat Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]