Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengungkapkan frekuensi kebakaran di Pulau Sumatera saat ini mengalami peningkatan.
Riau dan Sumatera Selatan menjadi dua wilayah yang mendapatkan perhatian karena peningkatan frekuensi kebakaran yang terjadi.
Baca Juga:
Puan Minta Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla dan Lindungi Warga di Kalimantan
“Untuk wilayah Sumatera saat ini yang sedang naik frekuensi kebakarannya di Riau dan Sumatera Selatan,” ungkap Ferdian.
Peningkatan kebakaran di Sumatera Selatan juga membuat personel tambahan dikerahkan untuk membantu penanganan di lapangan.
Ferdian menyebut dukungan personel Manggala Agni dari Jambi telah berlangsung selama hampir 15 hari untuk membantu operasi pengendalian kebakaran di Sumatera Selatan.
Baca Juga:
Cegah Karhutla, Polsek Lawang Kidul dan PT BAS Perkuat Sinergi
“Untuk Sumsel saat ini juga sudah hampir 15 hari di-BKO-kan juga Manggala Agni dari Jambi,” ujarnya.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan penguatan sumber daya lintas wilayah ketika frekuensi kebakaran meningkat secara bersamaan.
Lonjakan hotspot juga menjadi peringatan agar pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.