Tim BPBD Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan asesmen dan pendataan di lokasi terdampak.
Bersama dinas terkait serta relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), petugas menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, matras, dan selimut bagi warga yang mengungsi maupun yang tetap bertahan di rumah.
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
Setelah kondisi cuaca membaik, banjir dilaporkan telah surut. Warga kini melakukan pembersihan rumah secara mandiri dari sisa lumpur, sementara para pengungsi telah kembali ke kediaman masing-masing.
Di wilayah lain, banjir juga masih terjadi di Kabupaten Karawang sejak 10 Februari lalu.
Tingginya curah hujan menyebabkan meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet sehingga merendam sejumlah kawasan permukiman.
Baca Juga:
Cegah Dampak Banjir, Sistem EWS Dipasang dari Hulu hingga Hilir Sungai Bekasi
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Karawang, terdapat tiga desa yang masih terdampak, yaitu Desa Srijaya di Kecamatan Tirtajaya serta Desa Kutamakmur dan Desa Karangligar di Kecamatan Telukjambe Barat.
Sebanyak 317 unit rumah warga dan lima fasilitas ibadah dilaporkan terdampak genangan air.
Hasil pemantauan petugas pada Senin (2/3/2026) menunjukkan tinggi muka air bervariasi antara 5 hingga 80 sentimeter, tergantung pada kondisi topografi dan jarak permukiman dari bantaran sungai.