Hujan lebat disertai angin kencang melanda Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas.
Cuaca ekstrem merusak rumah warga di wilayah Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Minggu (22/2/2026). [Sumber foto dan video: BPBD Kabupaten Banyumas]
Baca Juga:
Hujan Lebat Masih Membayangi Jabodetabek Hari Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada
Sebanyak delapan KK atau 31 jiwa terdampak, sementara satu KK yang terdiri atas lima jiwa mengungsi ke rumah kerabat.
Kerusakan tercatat meliputi delapan rumah rusak berat, satu rusak sedang, dan enam rusak ringan.
Petugas BPBD setempat telah melakukan pembersihan pohon dan ranting yang tumbang akibat angin kencang.
Baca Juga:
BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem yang Makin Sering Terjadi
Cuaca ekstrem mengakibatkan pohon tumbang dan merusak rumah warga di wilayah Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Minggu (22/2/2026). [Sumber foto dan video: BPBD Kabupaten Banyumas]
Menanggapi rangkaian kejadian tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi.
Peringatan dini cuaca di Nusa Tenggara Barat pada Senin (23/2/2026) pukul 09.50 Wita menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang mulai pukul 10.00 Wita.