WAHANANEWS.CO - Aliansi Ikatan Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (IKM FIB UI) menegaskan bahwa salah satu mahasiswa yang ikut dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak mewakili organisasi kemahasiswaan maupun lembaga resmi di lingkungan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keikutsertaan mahasiswa Universitas Indonesia bernama Daffa Ulhaq dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden RI ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, dan Papua.
Baca Juga:
Mitos atau Fakta? Dokter Ungkap Hubungan Golongan Darah O dengan Kolesterol
Kunjungan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan serta menyempurnakan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Hari ini kami ditemani beberapa perwakilan mahasiswa. Kita akan berangkat ke Ende, Gorontalo, dan juga Papua. Jadi, pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola MBG dan koperasi," kata Gibran di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Selain Daffa Ulhaq dari Universitas Indonesia, turut mendampingi Gibran dalam kunjungan tersebut yakni Keletus Sakaro dari Universitas Sanata Dharma, Nolan Christopher Adam dari Universitas Pelita Harapan, Rapid Bena Matin dari Universitas Jenderal Soedirman, dan Salsabila Maulida dari Institut Seni Budaya Indonesia.
Baca Juga:
HiWaDa Kepri Minta Wali Kota Batam dan Bunda PAUD, Libatkan OPD Terkait Kawal Kasus PG Djuwita
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial pada Jumat (19/6/2026), Aliansi IKM FIB UI membenarkan bahwa Daffa merupakan mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Namun, organisasi mahasiswa tersebut menegaskan keikutsertaan Daffa dilakukan dalam kapasitas pribadi dan tidak membawa mandat lembaga kemahasiswaan.
"Kehadiran, partisipasi, maupun penggunaan atribut kampus berupa jaket almamater UI oleh yang bersangkutan dalam agenda kenegaraan tersebut dilakukan dalam kapasitas personal dan sama sekali tidak mewakili sikap IKM FIB UI, BEM FIB UI, maupun seluruh Himpunan Mahasiswa Departemen/Program Studi di lingkungan FIB UI," tulis pernyataan resmi Aliansi IKM FIB UI.
Aliansi IKM FIB UI juga menyatakan seluruh tindakan yang dilakukan Daffa dalam kegiatan tersebut berada di luar koordinasi dan persetujuan organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas.
"Segala bentuk tindakan yang bersangkutan dalam kegiatan tersebut murni merupakan inisiatif kapasitas personal atau terafiliasi dengan penugasan pihak eksternal, yang sepenuhnya berada di luar garis koordinasi, wewenang, dan persetujuan lembaga kemahasiswaan intra-kampus FIB UI," lanjut pernyataan tersebut.
Dalam agenda kunjungan kerjanya, Gibran melakukan sejumlah kegiatan di berbagai daerah.
Pada Jumat (19/6/2026), Gibran meninjau Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo.
Selanjutnya pada Sabtu (20/6/2026), Gibran membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 di Gorontalo.
Sebelumnya, Gibran juga melakukan peninjauan revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Ende, Nusa Tenggara Timur.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]