Melalui PT Batam Aero Teknik, Lion Group direncanakan membangun pusat pelatihan dan praktik beserta berbagai fasilitas pendukung Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO).
Fasilitas tersebut ditujukan untuk memperkuat layanan perawatan pesawat sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok dan logistik udara, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur.
Baca Juga:
TKDN IKN Dinilai Perkuat Ekonomi Nasional, MARTABAT Prabowo-Gibran: Jaga Identitas dan Kemandirian Nasional
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut positif komitmen investasi swasta yang masuk untuk mendukung pembangunan dan pengembangan berbagai fasilitas di Nusantara.
"Ini bukan sekadar PKS dan MoU biasa, tetapi komitmen yang benar-benar ada tindak lanjut nyatanya di lapangan," ujar Basuki.
Menurut Basuki, berbagai kerja sama tersebut semakin memperkuat keyakinan Otorita IKN terhadap pembangunan ekosistem Nusantara yang terintegrasi.
Baca Juga:
Komisi VII DPR Dorong IKN Jadi Destinasi Sports Tourism Lewat Ajang Fun Run Berkala
"Momentum ini membuat kami semakin optimistis bahwa ekosistem Nusantara yang maju dan terintegrasi bisa segera terwujud," katanya.
Presiden Direktur Lion Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan kerja sama pengembangan fasilitas penerbangan di Nusantara juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan penguasaan teknologi di bidang dirgantara.
"Kerja sama ini menjadi milestone penting untuk menarik pemuda-pemudi Indonesia belajar teknologi dirgantara," ungkap Daniel.