WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) terus mendorong penguatan sektor olahraga nasional melalui pembangunan infrastruktur modern.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membangun Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Baca Juga:
Bersih-Bersih di Kementerian PU, Menteri Dody Aktifkan Komite Audit
Proyek ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus mendongkrak prestasi olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Stadion Sudiang dirancang dengan kapasitas sekitar 27.000 penonton dan mengusung konsep full single seat, sehingga memberikan kenyamanan maksimal bagi penonton.
Berlokasi di Kawasan Olahraga Sudiang, stadion ini diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga terpadu sekaligus ikon baru yang membanggakan bagi masyarakat Kota Makassar.
Baca Juga:
Menteri Dody Buka-bukaan, Sebut Deep State di Kementerian PU Libatkan Orang Besar
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan sarana olahraga memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berkualitas.
“Pemerintah melalui Kementerian PU berkomitmen menghadirkan infrastruktur olahraga yang berkualitas dan berstandar internasional. Stadion tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan bibit-bibit atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/3/2026).
Dalam perencanaannya, Stadion Sudiang dibangun dengan mengacu pada standar FIFA serta dilengkapi berbagai fasilitas modern.
Di antaranya lapangan dengan rumput berkualitas tinggi, sistem pencahayaan LED dengan tingkat terang mencapai 1.500 lux, ruang ganti atlet yang representatif, hingga sistem penyiraman otomatis dan drainase yang dirancang optimal untuk mencegah genangan air, terutama saat hujan.
Pelaksanaan pembangunan stadion ini berada di bawah Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan.
Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor Waskita–Adhi (KSO) dengan pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai sekitar Rp637,15 miliar.
Adapun ruang lingkup pekerjaan mencakup pembangunan struktur utama, arsitektur, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
Selain itu, pembangunan juga meliputi tribun di empat sisi stadion utara, barat, selatan, dan timur lapangan sepak bola, hingga penataan infrastruktur pendukung serta lanskap kawasan di sekitarnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan Stadion Sudiang rampung pada tahun 2027. Hingga 1 April 2026, proses konstruksi telah memasuki tahap awal berupa persiapan dan pematangan lahan sebagai fondasi pengerjaan berikutnya.
Kementerian PU optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kehadiran stadion ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi peningkatan kualitas pembinaan atlet, tetapi juga dalam melahirkan generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia.
Ke depannya, Stadion Sudiang tidak hanya difungsikan sebagai sarana olahraga semata.
Fasilitas ini juga diproyeksikan menjadi ruang multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan pendidikan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]