WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, secara resmi membuka Pameran Foto Kartini Masa Kini: Jejak Langkah Kartini yang digelar di Museum Mandiri, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang refleksi sekaligus bentuk penghargaan terhadap peran perempuan Indonesia masa kini yang terus menunjukkan eksistensi melalui karya, dedikasi, dan kontribusi nyata di berbagai sektor kehidupan.
Baca Juga:
Pemerintah Dorong Integrasi BPJS Kesehatan dengan INAku untuk Permudah Layanan Kesehatan
Dalam pembukaan tersebut, Menteri Rini tidak hanya berperan sebagai pejabat yang meresmikan acara, tetapi juga turut ambil bagian sebagai salah satu dari 32 fotografer yang memamerkan karya mereka.
Ia menampilkan dua foto bertema aktivitas membatik yang merepresentasikan ketelatenan, nilai-nilai budaya, serta peran penting perempuan dalam menjaga dan meneruskan warisan tradisi bangsa.
Mengusung tema “Jejak Langkah Kartini”, pameran ini menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tidak berhenti sebagai sejarah semata.
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan SDM Unggul untuk Dukung Program Prioritas PHTC Presiden Prabowo
Nilai-nilai keberanian, keteguhan, dan dedikasi yang diwariskannya terus hidup dalam langkah-langkah perempuan Indonesia masa kini, baik di ruang domestik maupun publik.
“Setiap langkah yang kita ambil hari ini adalah bagian dari perjalanan panjang menuju perubahan. Tidak harus selalu besar, yang terpenting adalah keberlanjutan dan makna dari setiap langkah tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Menteri Rini juga mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan agar terus meningkatkan kapasitas diri, berani mengambil peran strategis dalam organisasi, serta tetap menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa fotografi bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan medium komunikasi visual yang mampu menyampaikan pesan mendalam yang terkadang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Setiap foto, menurutnya, mengandung cerita, perjalanan, serta nilai yang sarat makna.
“Melalui pameran ini, kita diajak melihat bagaimana perempuan Indonesia terus bergerak, mengambil peran, dan memberikan arti bagi lingkungannya,” ujarnya.
Pameran ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi para fotografer dan pegiat seni visual untuk mengekspresikan sudut pandang mereka mengenai peran perempuan di era modern.
Menteri Rini memberikan apresiasi kepada komunitas Heritage Photography serta seluruh panitia yang telah menghadirkan ruang kreatif yang inklusif, inspiratif, dan terbuka bagi masyarakat luas.
Diharapkan, pameran ini tidak hanya menjadi perayaan karya seni fotografi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa semangat Kartini senantiasa hidup dan berkembang dalam setiap langkah perempuan Indonesia di masa kini.
Pameran foto ini berlangsung di Museum Mandiri, Jakarta, mulai 19 April hingga 3 Mei 2026.
Selain menikmati berbagai karya visual, pengunjung juga berkesempatan untuk mengeksplorasi nilai sejarah yang tersimpan di museum tersebut. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]