WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) pada 9-12 Mei 2025, pengurus LP3KN melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Binmas) Katolik, Drs. Suparman, M.Si di Gedung Kementerian Agama, lantai 12, Jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum LP3KN, Muliawan Margadana, bersama sejumlah pengurus LP3KN lainnya.
Baca Juga:
Menjaga Stabilitas Keuangan Pasca-Lebaran: Waspadai Pinjaman Online!
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum LP3KN, Muliawan Margadana, menyampaikan beberapa poin penting terkait persiapan Munas LP3KN yang akan dihadiri oleh sekitar 250 orang peserta.
Salah satu hal krusial yang akan dibahas dalam Munas tersebut adalah perubahan statuta LP3KN. Muliawan juga memohon agar Menteri Agama berkenan membuka acara Munas ini sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan organisasi.
Selain itu, Ketua Umum LP3KN juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan anggaran keuangan 2025 yang diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), yang turut mendukung kelancaran kegiatan LP3KN di tahun mendatang.
Baca Juga:
Taman Baca Inklusi STPL Bekasi: Ruang Literasi Ramah Anak dan Disabilitas
Muliawan juga menyampaikan gambaran mengenai program kerja yang lebih strategis bagi LP3KN, di mana lembaga ini akan berfungsi dalam kapasitas yang lebih luas dan memiliki dampak yang lebih besar.
Dirjen Binmas Katolik, Suparman, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh LP3KN dan memastikan bahwa pelaksanaan program-program tingkat daerah akan dilaporkan dengan baik. Suparman juga
berencana untuk mengirimkan surat kepada Pembimas Katolik di seluruh daerah agar kegiatan LP3KN di tingkat lokal dapat terkoordinasi dengan baik dan dilaporkan ke LP3KN serta Kemenag.
Sementara itu, Ketua Panitia Munas, Reginal R. Capah, menyampaikan bahwa gagasan besar dalam Munas kali ini adalah membawa sukacita pelayanan melalui berbagai kegiatan LP3KN.
Reginal berharap Munas ini dapat menjadi ajang pertemuan yang penuh semangat dan visi untuk kemajuan kegiatan Pesparani Katolik di Indonesia.
Dalam audiensi ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Bantuan operasional LP3KN 2025 dari Bimas Katolik Kemenang RI.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara LP3KN dan Kemenag RI serta mematangkan persiapan untuk Munas yang akan datang, yang diyakini akan menjadi momentum penting dalam perkembangan Pesparani Katolik di tanah air.
[Redaktur: Zahara Sitio]