WAHANANEWS.CO, Jakarta - Fenomena pergerakan tanah yang terjadi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, hingga Minggu (8/2/2026) masih terus berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya jumlah warga yang harus meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah pengungsi per Minggu (8/2/2026) mencapai 2.453 jiwa.
Angka tersebut mengalami peningkatan seiring meluasnya area terdampak dan meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap potensi bahaya lanjutan.
Personil BNPB melakukan asesmen di wilayah terdampak pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal pada Minggu (8/2/2026).
Baca Juga:
Cegah Dampak Banjir, Sistem EWS Dipasang dari Hulu hingga Hilir Sungai Bekasi
Berdasarkan data yang dihimpun, pengungsi terdiri atas 945 laki-laki dan 982 perempuan.
Dari total tersebut, terdapat 220 warga lanjut usia, tiga ibu hamil, tiga ibu menyusui, 179 anak-anak, 40 balita, 65 batita, 1.049 remaja, serta 894 orang dewasa.
Seluruh kelompok rentan menjadi perhatian utama dalam upaya penanganan darurat yang dilakukan pemerintah.