Karena itu, keduanya berkomitmen menjadi penghubung bagi seluruh pemerintah daerah di NTT dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan daerah.
“Di NTT dengan total 13 kursi, hanya kami berdua yang di Banggar. Jadi kami bersedia untuk mengawal seluruh NTT,” tegasnya.
Baca Juga:
Dede Yusuf Dorong Reformasi BUMD demi Tingkatkan PAD dan Kemandirian Fiskal Daerah
Lebih lanjut, Julie meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang belum sempat menyampaikan dokumen usulan secara langsung agar segera mengirimkan dokumen tersebut dalam bentuk digital.
Menurutnya, kelengkapan dokumen akan memudahkan proses inventarisasi sekaligus memperkuat argumentasi saat pembahasan anggaran di tingkat nasional.
“Kalau memang tidak sempat diserahkan, silakan kirim PDF ke kami juga. Rata-rata kepala daerah di sini punya nomor telepon saya dan Bu Anita,” kata Julie.
Baca Juga:
Dana Pajak Rakyat Harus Tepat Sasaran, Banggar DPR Ingatkan Kemenko soal Akuntabilitas
Politisi Fraksi NasDem itu menambahkan bahwa seluruh masukan yang diterima dari pemerintah daerah akan dibawa dalam berbagai forum pembahasan di DPR RI maupun disampaikan kepada pemerintah pusat.
Ia berharap setiap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan di NTT.
“Nanti kami yang akan titipkan pesan dan masukan dari bapak-ibu kepada Presiden. Kami tidak mau nasib NTT terus tidak menentu,” ujarnya.