“Situasi global masih sangat mempengaruhi ekonomi kita, terutama impor. Karena itu pemerintah harus mencari pangsa pasar baru yang tidak berada dalam situasi perang atau konflik,” tegasnya.
Selain itu, Arnod mengajak pemerintah merangkul seluruh elemen bangsa, mulai dari tokoh nasional, mahasiswa, tokoh masyarakat, ekonom, tokoh buruh hingga gerakan sosial untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.
Baca Juga:
PTSBS Rayakan Satu Tahun Perjalanan: Bersatu Dalam Pelayanan, Membangun Generasi Muda Sihite untuk NKRI
Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap sekolah-sekolah di daerah tertinggal, terluar, dan terpencil, serta penguatan program perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui perluasan peserta PBI Jamsosnaker yang kini jumlahnya sangat besar hingga mencapai 20 juta anggota yang rentan dan miskin.
“Pembangunan harus dirasakan merata, termasuk sekolah-sekolah di wilayah terpinggirkan. Program perlindungan sosial harus diperkuat agar masyarakat kecil mendapatkan kepastian dan perlindungan,” tutup Arnod Sihite.
[Redaktur: Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.