"Kita tahu bahwa ekonomi kreatif saat ini sedang berkembang di berbagai daerah baik itu melalui musik, atau berkaitan dengan digitalisasi, fesyen, kuliner, dan sebagainya, dan kami melihat bahwa sekolah rakyat itu bisa melahirkan potensi-potensi yang luar biasa pada anak-anak kita dengan memberikan pembekalan dan keterampilan," ungkapnya.
Sebelumnya, setiap siswa Sekolah Rakyat telah menjalani pemetaan bakat sebelum masuk sekolah, sehingga proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan minat dan potensi mereka.
Baca Juga:
Kasus Bansos Kemensos: KPK Tetapkan 5 Tersangka, Kerugian Rp200 Miliar
Tidak hanya itu, Sekolah Rakyat juga diproyeksikan menjadi creative hub dan pusat kegiatan ekonomi kreatif lokal.
Fasilitas asrama dan sekolah nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelatihan, pameran, serta ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif daerah.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana pendidikan alternatif, tetapi juga wadah lahirnya generasi muda kreatif dan mandiri yang dapat berkontribusi pada pembangunan bangsa.
Baca Juga:
Dugaan Korupsi Bansos, Kakak Hary Tanoesoedibjo Masuk Daftar Pencegahan
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.