WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan Sekolah Rakyat (SR) sebagai salah satu program unggulan yang akan dijalankan mulai tahun ajaran baru mendatang.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga:
Mensos Gus Ipul dan Mendagri Tito Salurkan Bantuan Rp241 Miliar untuk Korban Bencana Pidie Jaya
Ditargetkan, sebanyak 100 unit Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi pada awal Juli 2025.
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyanto, menyampaikan bahwa pencapaian target tersebut tidak dilakukan secara mandiri oleh Kemensos.
Sebaliknya, program ini dilaksanakan melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Baca Juga:
Dirut BPJS: 120.472 Peserta PBI Penyakit Katastropik Sudah Aktif Kembali
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sekaligus menjamin kualitas pendidikan yang diberikan.
"Untuk urusan kurikulum dan guru, yang mengurus dikdasmen. Tentunya karena sekolah-sekolah itu dibangun di daerah, dikdasmen akan bekerja sama dengan pemda," ujar Agus saat memberikan keterangan pers di Subang, Kamis (29/5/2025).
Agus juga menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas fisik, seperti gedung sekolah dan infrastruktur pendukung lainnya, menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).