Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan kebanggaannya atas kontribusi Kemenekraf dalam membuka ruang bagi animator muda untuk terlibat dalam proyek komunikasi publik berskala nasional.
“Video berdurasi singkat ini memberi makna besar bagi kami. Ini merupakan bentuk konkret sinergi antarlembaga dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Karya animator muda SMK Raden Umar Said Kudus membuktikan bahwa kreativitas kita luar biasa. Video ini kami maknai sebagai 'A Token of Friendship' yang akan terus kami rawat,” ujarnya.
Baca Juga:
Bapperida Sumedang Gelar Rapat Koordinasi Efektivitas Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Ia menambahkan bahwa SE2026 bukan sekadar agenda pendataan nasional, tetapi juga momentum penting untuk memastikan sektor ekonomi kreatif tercatat secara komprehensif, mengingat perannya yang semakin signifikan dalam ekonomi Indonesia.
PSA tersebut nantinya akan menjadi materi sosialisasi resmi BPS dan dipublikasikan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial dan jaringan penyuluhan statistik.
"Sensus Ekonomi tahun depan juga akan menghasilkan indikator-indikator penting bagi sektor ekonomi kreatif. Karena SE 2026 akan memberikan potret ekonomi kreatif di Indonesia yang sebenarnya. Tekad kami SE 2026 harus menjadi sensus ekonomi yang terbaik dan tersukses dalam sejarah Indonesia," ujar Kepala BPS.
Baca Juga:
Wamen Ekraf Tekankan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Ekonomi Kreatif Nasional
Dalam kegiatan ini, Menteri Ekraf turut didampingi Staf Ahli Bidang Riset, Pendidikan dan Hubungan Kelembagaan Dian Permanasari, Direktur Film, Animasi dan Video Doni Setiawan, serta Kepala Pusat Data dan Informasi Reslyana Dwitasari.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.