WahanaNews.co | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto maupun video kecelakaan maut tronton di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Detik-detik tronton berwarna merah yang rem blong menabrak kendaraan motor dan mobil di perempatan lampu merah Simpang Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, itu ramai di media sosial (medsos).
Baca Juga:
Kepala PELNI Balikpapan Imbau Warga Manfaatkan Program Mudik Gratis 1.400 Penumpang
Anjuran untuk tidak menyebarkan foto dan video korban kecelakaan maut di Balikpapan ini, menyangkut etika dan mempertimbangkan perasaan keluarga korban yang tengah berduka.
"Kominfo mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan persebaran foto-foto yang tidak layak terkait kecelakaan yang terjadi di platform media sosial manapun," ujar Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi, Jumat (21/1/2022).
Seperti disampaikan Dedy, Kementerian Kominfo meminta masyarakat agar dapat menyikapi segala informasi terkait musibah tersebut dengan bijaksana.
Baca Juga:
DLH Balikpapan: Volume Sampah Meningkat 300-400 Ton Per Hari di Ramadhan
"Mari bersama kita jaga empati dan etika dalam menyebarluaskan konten di media sosial," ungkapnya.
Pada kesempatan ini juga, Kominfo menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi di Balikpapan, pada tadi pagi.
Sebuah truk tronton yang diketahui membawa kontainer seberat 20 ton berisi kapur pembersih menabrak sejumlah pengendara tepat saat di lampu merah.