Kemudahan akses menuju destinasi wisata maupun lokasi penyelenggaraan berbagai agenda berskala besar masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan.
Komisi VII DPR RI menilai keterbatasan akses transportasi menuju sejumlah destinasi wisata dapat memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung.
Baca Juga:
Komisi VII DPR Dorong Sinergi Pemerintah dan Swasta Percepat Pengembangan Desa Wisata
Salah satu contoh yang menjadi perhatian adalah akses menuju penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval yang selama ini dikenal sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan di Jawa Timur.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Chusnunia mendorong adanya pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) dari kota-kota hub utama seperti Jakarta dan Bali menuju berbagai daerah tujuan wisata di Jawa Timur.
Langkah itu diharapkan dapat mempermudah mobilitas wisatawan sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi wisata di wilayah tersebut.
Baca Juga:
DPR Soroti RUU Kawasan Industri, Tekankan Kepastian Hukum hingga Peran UMKM
Selain akses transportasi, ia juga menilai penyediaan amenitas atau fasilitas penunjang pariwisata perlu terus ditingkatkan.
Keberadaan hotel, sarana akomodasi, serta fasilitas pendukung lainnya dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang nyaman dan berkualitas bagi para pengunjung.
Komisi VII DPR RI juga menyoroti rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan di Jawa Timur yang saat ini masih berkisar satu setengah hari.