Maruli menegaskan TNI tidak mengambil alih proyek sejak awal, melainkan hanya membantu ketika pekerjaan tersebut tidak dapat dilaksanakan secara optimal oleh pihak lain.
Salah satu contoh yang disampaikannya adalah proyek pembangunan di Pulau Nias dengan nilai sekitar Rp200 juta yang pada awalnya tidak melibatkan TNI.
Baca Juga:
Erick Thohir Sambut Positif Shin Tae Yong Jadi Pelatih Persija Jakarta
"Jadi nggak bukannya project itu diambil duluan baru kita milih, nggak. Yang tidak bisa dilakukan baru kita lakukan," kata dia.
Ia kembali menekankan bahwa peran TNI dalam berbagai kegiatan sipil dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat dan negara, bukan untuk mengambil alih tugas lembaga lain.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.