Di sisi lain, terkait pengelolaan sampah, Hanif memberi perhatian khusus pada persoalan sampah plastik, terutama di kawasan wisata seperti Bali.
Ia mendorong penerapan pendekatan ekonomi sirkular, percepatan proyek waste to energy, serta peningkatan pengelolaan sampah laut.
Baca Juga:
Jawab Polemik Overflight, Kemenhan: Tidak Termasuk MDCP RI-AS
Untuk isu keanekaragaman hayati, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah memperkuat dokumen Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP).
Selain itu, valuasi jasa lingkungan juga akan diintegrasikan dengan skema kredit karbon dan konservasi biodiversitas.
Hanif menutup pernyataannya dengan menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima concept note dari Pemerintah Inggris.
Baca Juga:
Bahlil Bawa Kabar Besar dari Moskow, RI Amankan Pasokan Energi dari Rusia
Saat ini dokumen tersebut sedang dikaji oleh tim teknis, dan diharapkan prosesnya dapat segera ditindaklanjuti melalui komunikasi lintas kementerian.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.