“Semua mesti bertobat. Mengembalikan cita-cita kemerdekaan kita yang terumuskan dalam Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Itu pertobatan nasional, dengan dasar pertobatan batin,” ucapnya.
Fokus Pertobatan Ekologis 2026
Baca Juga:
Polres Toba Turut Meriahkan Perayaan Natal Oikumene Pemkab Toba 2025
Selain krisis moral pejabat, Suharyo juga menyoroti kerusakan lingkungan yang memicu bencana di berbagai daerah. Ia menegaskan Keuskupan Agung Jakarta akan menaruh perhatian khusus pada pertobatan ekologis sepanjang 2026.
“Tahun depan, Keuskupan Agung Jakarta memberi perhatian pada tanggung jawab menjaga lingkungan hidup. Maka ada yang namanya pertobatan ekologis, itu yang akan terus didengungkan,” jelasnya.
Ia memberi contoh sederhana pertobatan ekologis, seperti mengurangi sampah makanan dengan mengambil porsi secukupnya serta menghindari penggunaan kantong plastik saat berbelanja.
Baca Juga:
Perayaan Natal Oikumene Pemkab Toba 2025: Koinonia, Diakonia dan Marturia Menyatu dalam Kasih
“Hal-hal kecil seperti itu bagian dari pertobatan ekologis. Bentuknya bisa macam-macam dan menyangkut seluruh wilayah kehidupan manusia,” tuturnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.