WAHANANEWS.CO - Pemerintah daerah diminta bergerak cepat mendata kerusakan akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebab bantuan hingga Rp70 juta untuk rumah warga yang rusak telah disiapkan pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan bantuan untuk warga terdampak dapat diberikan setelah data kerusakan diverifikasi dan ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) serta Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) setempat.
Baca Juga:
Gempa Susulan NTT Tembus 1.598 Kali, Terbesar Magnitudo 6,2
"Kecepatannya sangat tergantung dari pendataan. Kalau didatakan, sudah nyampai ke Bupati, setelah itu ditandatangani juga oleh Kapolres sama Pak Kajari," ujar Tito dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Tito setelah meninjau langsung kerusakan akibat gempa sekaligus berdialog dengan masyarakat di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8/2026).
Tito mengimbau pemerintah daerah mengerahkan kepala desa hingga perangkat kecamatan untuk mempercepat proses pendataan rumah warga yang terdampak gempa.
Baca Juga:
Sesar Naik Flores Belum Stabil, BMKG Prediksi Gempa Susulan Berlangsung 2-3 Pekan
Pemerintah menyiapkan bantuan sebesar Rp15 juta untuk rumah dengan kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp70 juta bagi rumah yang mengalami kerusakan berat.
"Nanti yang mendatanya dari desa. Nanti desa menyampaikan kepada Pak Bupati. Bupati nanti akan merekap rumah siapa rumahnya rusak ringan, sedang, atau berat," jelasnya.
Tito menegaskan hasil peninjauan lapangan akan dibahas secara langsung dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, dan badan usaha milik negara (BUMN).
Menurut Tito, Kecamatan Lamba Leda Utara menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Karena itu, Tito mendorong agar bantuan untuk Kabupaten Manggarai Timur diprioritaskan ke Kecamatan Lamba Leda Utara yang mengalami dampak paling parah.
"Akan kita sampaikan untuk mendorong semua bantuan yang di Manggarai Timur prioritaskan daerah ini," tutupnya.
Sebelum melakukan peninjauan lapangan, Tito terlebih dahulu memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (17/8/2026).
Kehadiran Mendagri tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meninjau langsung lokasi terdampak gempa sekaligus mempercepat penanganan bencana di NTT.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]