WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah mulai menerapkan langkah efisiensi anggaran di berbagai Kementerian dan Lembaga (K/L) sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kebijakan ini diambil untuk memastikan pengelolaan keuangan negara tetap sehat di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.
Baca Juga:
Satu Bulan Kasus Penganiayaan Dilapor ke Polres Dairi, Pelaku Masih Berkeliaran
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pengetatan terhadap alokasi anggaran, terutama untuk program-program baru yang belum mendesak.
"Kami akan memotong anggaran. Saya akan batasi anggaran-anggaran yang baru, jangan diajukan lagi," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Sabtu (21/03/2026).
Meski demikian, Purbaya memastikan bahwa kebijakan pembatasan tambahan anggaran tersebut tidak akan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga:
Keuskupan Agung Merauke Gelar Seminar AI dan Filsafat Pendidikan, Diikuti 460 Guru
Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan di tengah berbagai tantangan global.
Ia juga menekankan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia terus dipantau secara ketat, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
"Kami pastikan sistem perekonomian terjaga baik, itu saya monitor," ucapnya.