Saat ini, pemerintah masih menghitung besaran persentase pemangkasan anggaran yang akan diterapkan pada masing-masing Kementerian dan Lembaga.
Perhitungan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas serta efektivitas program yang dijalankan.
Baca Juga:
Arus Balik Melandai, Korlantas Akhiri Sistem One Way dari Kalikangkung hingga Cikampek
"Persenannya lagi kami diskusikan," tutur Purbaya.
Lebih lanjut, Purbaya menilai bahwa kebijakan efisiensi perlu dilakukan secara terpusat oleh pemerintah pusat.
Hal ini karena jika diserahkan kepada masing-masing kementerian, potensi penghematan dinilai tidak akan maksimal.
Baca Juga:
Genjot Infrastruktur Pendidikan, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Tampung 112 Ribu Siswa
Sejumlah pos belanja yang menjadi fokus efisiensi antara lain kegiatan rapat di hotel berbintang, perjalanan dinas yang tidak mendesak, serta program-program yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
"Rapat nggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi, itu kan bisa dipilih," pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.