WahanaNews.co, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya memberikan waktu hingga 31 Januari bagi instansi pemerintah pusat dan daerah untuk menyampaikan usulan kebutuhan formasi CASN 2024. Azwar mendorong instansi pemerintah memprioritaskan penataan tenaga non ASN/honorer.
"Instansi pemerintah silakan mengonsolidasikan usulan formasi pada platform formasi.menpan.go.id. Diharapkan usulan kebutuhan ASN memprioritaskan penataan tenaga non-ASN," kata Azwar dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (23/1/2024).
Baca Juga:
Aksi Unjuk Rasa Aliansi Honorer Non Data Base di Fakfak, 106 Personel Polres Diturunkan
Azwar mengatakan, Kementerian PAN-RB sebelumnya telah menyampaikan surat kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi Pemerintah terkait Usulan Jumlah Kebutuhan ASN Tahun 2024.
Ia mengatakan, melalui surat tersebut, PPK diimbau untuk mengusulkan jumlah kebutuhan CPNS dan PPPK tahun 2024 dengan melampirkan surat usulan dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sesuai dengan format terlampir pada aplikasi e-formasi.
Azwar mengatakan, jumlah kebutuhan yang disampaikan di e-formasi akan menjadi pertimbangan dalam penetapan jumlah kebutuhan ASN tahun 2024.
Baca Juga:
89 Personel Diterjunkan Amankan Aksi Demonstrasi Aliansi Honorer Non Database Fakfak di DPRD
"Kementerian PAN-RB akan menetapkan jumlah formasi nasional dan instansi. Selanjutnya akan ditetapkan panduan penyusunan rincian formasi,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Aba Subagja mengungkapkan, untuk mendorong optimalisasi usulan formasi, di awal tahun 2024 Kementerian PANRB telah melakukan sejumlah bimbingan teknis terkait pengadaan ASN 2024 kepada instansi pusat dan daerah.
Selain itu, Kementerian PANRB juga mengadakan sosialisasi terkait Jabatan Pelaksana ASN di Instansi Pemerintah.