Noe menjelaskan bahwa selama ini tuntutan agar pejabat bersikap ideal sering disampaikan tanpa disertai standar yang konkret, sehingga publik kesulitan menilai kualitas respons pemerintah secara objektif.
Ia mengungkapkan, keputusan menerima posisi sebagai Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional RI merupakan bagian dari eksperimen pribadi untuk mendorong lahirnya standar baru dalam interaksi pejabat dengan masyarakat.
Baca Juga:
KPK Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Pati, Sita Uang Ratusan Juta
“Ya peran kampret memang, harus kayak gini,” kata Noe.
Namun ia menegaskan bahwa gagasan perubahan tidak bisa hanya disuarakan dari luar tanpa kesediaan terlibat langsung dan menanggung risikonya.
“Tidak bisa kita ngomongin ide kita dan suruh orang lain yang ambil risikonya,” ujar Noe.
Baca Juga:
Influencer Lula Lahfah Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.