Harga barang kebutuhan sehari-hari terpantau relatif stabil dan normal. Kondisi ini diharapkan dapat membantu memulihkan daya beli warga yang sebelumnya terdampak langsung oleh bencana banjir.
Sebagian besar pedagang yang kembali berjualan merupakan korban banjir itu sendiri.
Baca Juga:
PLN Gandeng Pemda dan Aparat Buka Akses, Listrik Aceh Tengah Berangsur Normal
Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk bangkit dan kembali menggerakkan perekonomian lokal.
Menariknya, pasokan sejumlah komoditas sayuran, termasuk cabai, didatangkan dari Takengon. Daerah tersebut juga tengah menjalani proses pemulihan pascabencana.
Memasuki dua pekan setelah bencana, aktivitas pasar di Pasar Kuala Simpang yang telah berdiri sejak 1982 semakin ramai.
Baca Juga:
BNPB Targetkan Huntara di Kabupaten Agam Rampung Sebelum Ramadhan
Permintaan pasar yang terus berjalan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga di wilayah pemasok.
Selain kebutuhan pokok, ketersediaan daging dan ikan segar juga mulai terpenuhi. Komoditas tersebut dijual di blok belakang pasar yang kini telah dibersihkan dan ditata agar tetap aman serta nyaman bagi pedagang dan pembeli.
Sementara proses pembersihan di bagian dalam pasar masih dilakukan, sebagian pedagang memilih membuka lapak di area luar pasar.